BANDARLAMPUNG (INISIAL.ID)-Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana memberikan perhatian pada M Arkana Alfarizki seorang balita berusia 13 bulan yang menderita jantung bocor.
Kali ini, Bunda Eva sapaan akrab Walikota Bandarlampung tersebut menyerahkan secara langsung bantuan untuk biaya pengobatan Arkana sebesar Rp20 juta.
Walikota Eva Dwiana melalui media sosial (Medsos) Facebook, meminta doa kepada warga Bandarlampung untuk kesembuhan Arkana yang saat ini sedang menjalani pengobatan jantung bocor di RS Pusat Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga ananda Arkana, segera pulih dan bisa beraktifitas kembali seperti anak-anak lainnya,” ujar Bunda Eva di akun facebook miliknya, Selasa (25/07/2023).
Diketahui, Arkana balita penderita jantung bocor tersebut, adalah anak kedua dari pasangan Rahmat Hidayat dan Aprilia, warga Jalan Tupai Gg Nurul Iman RT 08/LK 2, Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton Bandarlampung.
Sementara itu, Aprilia orang tua Arkana menyampaikan terimakasih atas perhatian, dan kepedulian Walikota Bandarlampung terhadap anaknya.
“Kami berterimakasih, atas bantuan yang telah diberikan bunda Eva. Karena,
bantuan ini sangat membantu, dan bermanfaat buat anak saya yang sedang menjalani pengobatan selama di Jakarta,” ujarnya.
Aprilia juga mendoakan, semoga Bunda Eva sehat selalu, panjang umur, murah rezeki, dipermudah dan diperlancar segala urusannya.
“Selain bantuan untuk pengobatan, Bunda Eva juga memberikan sepeda untuk anak saya yang pertama,” tandasnya.
Sekedar informasi, Arkana penderita jantung bocor merupakan anak buruh harian lepas.
Arkana baru diketahui, menderita penyakit jantung bocor atau Ventricular Septal Defect (VSD), saat usia masih 11 bulan.
Menurut Aprilia, kondisi Arkana memburuk sejak beberapa bulan terakhir. Badannya semakin kurus dan tidak aktif seperti biasa.
Melihat kondisi tersebut, akhirnya diambil inisiatif untuk membawa Arkana berobat, ke Rumah Sakit Adven dan RSUDAM Lampung.
“Hasil pemeriksaan dokter RSUDAM, bulan Maret lalu, dinyatakan jantung bocor. Kemudian, RSUDAM telah memberi rujukan untuk dilanjutkan berobat ke RS Pusat Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat,” kata Aprilia.
Dikatakannya, pihak keluarga memang memiliki fasilitas jaminan pelayanan kesehatan dari BPJS mandiri kelas 3. Namun, selama menjalani proses pengobatan, tentunya membutuhkan biaya. (Bud/*)









