INISIALID, LAMPUNG SELATAN-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Kamis (07/05/2026).
Kali ini, Maruarar didampingi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, melihat langsung kondisi rumah warga di Desa Lematang Kecamatan Tanjungbintang Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Diketahui, tahun ini Provinsi Lampung mendapat bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PKP sebanyak 9.382 unit rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungannya, Menteri Maruarar berdialog langsung dengan masyarakat dan menanyakan kondisi rumah, penghasilan kepala keluarga, serta kendala yang dihadapi warga, sekaligus memastikan bantuan perbaikan rumah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
Maruarar mengatakan, bahwa pelaksanaan program BSPS harus dilakukan secara transparan dan diawasi langsung oleh masyarakat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Jadi yang untung siapa? Rakyat. Selisih harganya buat siapa? Rakyat. Berarti perlu nggak diawasi? Perlu,” ujar Maruarar.
Ia juga mengingatkan, agar penentuan penerima bantuan dilakukan melalui musyawarah masyarakat dengan mengutamakan warga yang paling membutuhkan.
“Nanti musyawarah, ini untuk siapa, cari yang mungkin paling membutuhkan, yang sudah sakit-sakitan, yang sudah tua,” katanya.
Menurut Maruarar, semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program perbaikan rumah rakyat tersebut.
“Jangan rumah orang kaya dibedah, rumah orang miskin tidak dibedah. Harus tepat sasaran,” pungkasnya. (rs)









