Satu Tahun Elfianah Pimpin Mesuji

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mesuji, Hj Elfianah. (foto: istimewa)

Bupati Mesuji, Hj Elfianah. (foto: istimewa)

INISIALID, MESUJI-Hari ini, 20 Februari 2026, Hj Elfianah genap satu tahun memimpin Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang memiliki luas kurang lebih mencapai 218.400 hektare.

Elfianah yang lahir di Sungai Cambai pada 14 April 1974, telah mencatatkan diri sebagai perempuan pertama menjadi Bupati Mesuji untuk periode 2025-2030.

Elfianah telah duduk sebagai Bupati Mesuji selama 365 hari atau satu tahun, tepatnya sejak dirinya bersama M Yugi Wicaksono dilantik oleh Presiden RI,
Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menjadi orang nomor satu di kabupaten yang memiliki moto ‘Bumi Ragab Begawi Caram’, Elfianah sudah dikenal oleh masyarakat karena selalu mendampingi suaminya Khamamik saat menjadi Bupati Mesuji periode 2012-2017, dan 2017-2022.

Nama Elfianah semakin dikenal se-antero Kabupaten Mesuji saat dirinya terjun ke politik, dan bergabung dengan Partai NasDem besutan Surya Paloh.

Meskipun Elfianah, berpotensi menjadi anggota DPR RI, dan DPRD Provinsi Lampung. Namun, dirinya lebih memilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Mesuji pada Pemilu legislatif (Pileg) tahun 2019-2024.

Hitung-hitungan politik Elfianah ternyata berhasil. Karena, di Pileg 2019-2024 Partai NasDem meraih suara terbanyak, dan membawanya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Mesuji selama satu periode.

Kebijakan Populis
Lalu, apa saja terobosan Elfianah selama satu tahun menjadi Bupati Mesuji. Dalam rentang waktu yang relatif singkat itu, dirinya berhasil mengukuhkan citra sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, komunikatif, dan tegas dalam mengambil sikap.

Dalam 365 hari kerjanya, Elfianah bersama M Yugi Wicaksono tak hanya sibuk memoles citra janji politik, dari berbagai kebijakan populis yang diproduksi untuk menyukseskan visi-misi sebagai kepala daerah.

Elfinana juga memoles konten-kontennya di salah satu media sosial yakni, facebook. Konten populis tersebut, secara terorganisir disebarluaskan di jagat maya, dan menjadi konsumsi publik luas. 

Potong TPP
Ini yang menariknya, di tengah pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang cukup signifikan, Elfinana yang resmi menjadi Bupati Mesuji langsung tancap gas dengan memotong Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pejabat, serta melakukan perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2025.

Kebijakan efisiensi anggaran, juga dilakukan oleh Elfiana dengan memangkas anggaran perjalanan dinas (Perjas), dan menghentikan sewa kendaraan sebanyak 90 unit yang sebelumnya digunakan oleh pejabat Pemkab Mesuji.

Menurut Elfiana, pemangkasan atau efesiensi anggaran belanja birokrasi tersebut dilakukan, guna memastikan program strategis yang berpihak pada masyarakat tetap berjalan.

Berdasarkan APBD Kabupaten Mesuji tahun 2025, untuk belanja daerah sebesar Rp988,65 miliar, dan hingga akhir 2025 belanja terealisasi Rp628,85 miliar atau 63,61%.

“Iya, setelah saya resmi dilantik jadi bupati pada 20 Februari 2025. Kami
melakukan efisiensi anggaran, untuk kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan rakyat. Seperti perjalanan dinas, dan sewa kendaraan,” ujar Bupati Mesuji, Elfiana, Jumat (20/02/2026).

Dikatakannya, dengan dukungan para pejabat OPD, kembali menggunakan kendaraan dinas milik aset daerah yang lama tidak digunakan.

“Kendaraan dinas yang rusak, kita perbaiki dan digunakan kembali. Bahkan, ada pejabat di Mesuji yang rela menggunakan kendaraan pribadinya untuk operasional,” kata Elfianah.

Elfianah mengatakan, sejumlah kegiatan yang anggarannya dipangkas dialihkan untuk program menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Mesuji. Diantaranya, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 500 unit, seragam sekolah tingkat SD/SMP, insentif guru gaji, anak santri, pondok pesantren (Ponpes), santunan untuk anak tidak mampu.

Bantuan seragam sekolah, khusus ga sepatu sekolah, kata Elfianah, produksinya asli dari Kabupaten Mesuji.

“Jadi, sepatu sekolah made-in Mesuji. Karena, dibuat oleh pelaku UMKM lokal,” imbuhnya.

Sistem Swakelola
Selanjutnya, dalam sektor infrastruktur dengan anggaran yang terbatas, Pemkab Mesuji menggunakan sistem swakelola, dan verifikasi pekerjaan melibatkan sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah, strategi sistem swakekola yang dilakukan Pemkab Mesuji mendapat apresiasi dari Pemprov. Bahkan, terobosan ini diikuti juga oleh Pemda lain di Lampung,” tukasnya.

Elfianah juga optimis, selama tahun 2025 menyambangi pemerintah pusat untuk ‘mempromosikan’ kondisi riil Kabupaten Mesuji akan berdampak untuk kemajuan pembangunan dan kejahteraan masyarakat ‘Bumi Ragab Begawi Caram’.

“Tujuan saya ke pusat, ingin menyampaikan bahwa Provinsi Lampung ada satu daerah yang butuh sentuhan lebih yakni, Kabupaten Mesuji. Alhamdulilah, tahun 2025 selain mendapat bantuan alat kesehatan (Alkes), perumahan nelayan koperasi merah putih, dan revitalisasi sekolah sebanyak 16 unit. Dan, tahun ini bertambah menjadi 32 unit sekolah,” pungkasnya.(bud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mitra SPPG Sumber Agung Kemiling Potong Hewan Qurban
Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya
Wapres Gibran Kunjungi KNMP di Lampung Timur
Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip
Menteri Maruarar ke Lampung, Pantau Program BSPS
Kunker ke Kabupaten Mesuji, Gubernur RMD Bertemu Eks Bupati Khamami
Ribuan Ton Tapioka Lampung Diekspor ke Tiongkok
Wakajati Lampung Resmi Diemban Teuku Rahmatsyah, Kajari Lamtim Ikut Dilantik
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:02 WIB

Mitra SPPG Sumber Agung Kemiling Potong Hewan Qurban

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WIB

Wapres Gibran Kunjungi KNMP di Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:33 WIB

Menteri Maruarar ke Lampung, Pantau Program BSPS

Berita Terbaru

Ngatijo, mitra SPPG Sumber Agung saat pemotongan hewan kurban di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026). (foto: Alwi)

Bandarlampung

Mitra SPPG Sumber Agung Kemiling Potong Hewan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:02 WIB

Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung yang ditembak pelaku begal. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan ke Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, Jumat (08/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Timur

Wapres Gibran Kunjungi KNMP di Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sekdaprov  Lampung, Marindo Kurniawan didampingi Kadisdikbud Thomas Amrico, melakukan penandatanganan pakta integritas dan SPMB SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2026/2027. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait saat melihat langsung salah satu rumah warga Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (07/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Selatan

Menteri Maruarar ke Lampung, Pantau Program BSPS

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:33 WIB

error: Content is protected !!