BANDARLAMPUNG (INISIAL.ID)-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Provinsi Lampung kembali bersih-bersih sampah di Pulau Pasaran Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Selasa (01/08/2023).
Sebelumnya, Pemkot Bandarlampung juga membersihkan sampah juga di kawasan pesisir Pantai Sukaraja, Senin (10/07/2023) lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung, Budiman P Mega menyatakan, tumpukan sampah yang ada di pesisir pantai berasal dari kurangnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan, dengan membuang sampah sembarangan sehingga membuat sampah menumpuk bertahun-tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengajak masyarakat, untuk menjaga kesadaran supaya tidak membuang sampah di sembarang tempat seperti sampah yang ada pesisir laut.
“Masyarakat masih kurang perhatian, dan kesadaran sehingga sampah menumpuk. Saya harapkan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan pesisir pantai,” ujarnya.
Budiman menyatakan, upaya yang dilakukan Pemkot Bandarlampung untuk mengurangi tumpukan sampah di kawasan pesisir yakni, dengan memasang jaring-jaring bersama Pemprov Lampung.
“Untuk menanggulangi penumpukan sampah, kami menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Jadi, sampah sudah banyak, dan menumpuk diangkut ke TPS,” imbuhnya.
Kemudian, kata Budiman, DLH Kota Bandarlampung bekerja sama dengan pihak swasta terkait pengelolaan sampah.
“Ada 100 ton sampah, yang berhasil kami kumpulkan dari aksi bersih-bersih di Pulau Pasaran. Kemudian, sampah yang sudah dikumpulkan akan diolah menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis. Misalnya, diolah menjadi paving block dan batako,” tandasnya. (Bud/*)









