Ratusan Mahasiswa Penjas Telantar, Ini Tanggapan Rektor Unila

- Reporter

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani. (foto:ist)

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani. (foto:ist)

BANDARLAMPUNG (INISIAL.ID)-Rektor Universitas Lampung (Unila), Lusmeilia Afriani memberikan tanggapan, terkait kabar telantarnya ratusan mahasiswa Unila Pendidikan Jasmani saat mengikuti rute kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Bali, Bromo dan Yogyakarta.

Melalui pesan WhatsApp, Sabtu (20/01/2024) malam, Rektor Unila Lusmeilia Afriani menyatakan, rombongan mahasiswa program studi pendidikan jasmani (Penjas) angkatan 2022 FKIP Unila yang melakukan kegiatan KKL, sudah berangkat dari Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

“Sudah berangkat dari Semarang,” jelas
Lusmeilia melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Inisial.id.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diberitakan sebelumya, Ketua Umum (Ketum) DPP Pematank, Suadi Romli mendesak pihak kampus Unila untuk bertanggungjawab, terkait peristiwa telantarnya 133 mahasiswa Pendidikan Jasmani yang mengikuti kegiatan KKL tersebut.

“KKL itu, kegiatan kampus. Jadi, pihak Unila harus bertanggungjawab. Karena, sampai malam ini, kabarnya kondisi adek-adek mahasiswa sedang tidak baik di Jawa Tengah (Jateng),” ujar Romli, Sabtu (20/10/2024).

Sebelumnya, diberitakan sebanyak 133 mahasiswa program studi Penjas angkatan 2022 FKIP Unila, yang melakukan kegiatan KKL telantar, di Rest Area Tol Semarang-Batang Km 360 Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Provinsi Jateng.

Diketahui, sebanyak 133 mahasiswa program studi Penjas FKIP Unila melakukan kegiatan KKL sejak 14 Januari 2024 di tiga lokasi yakni Bali, Bromo dan Yogyakarta, dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp4,1 juta/orang, sehingga total mencapai Rp545 juta.

Namun, dalam perjalan ratusan mahasiswa Unila tersebut terancam diturunkan oleh sopir Bus Kensya Trans Wisata.

Pasalnya, biro jasa tour and travel berinisial LR yang dipilih untuk mengawal keberangkatan mahasiswa Penjas FKIP Unila tersebut, belum membayar pelunasan kepada pemilik Bus Kensya Trans Wisata.

“Ibu Rektor, tolong kami mahasiswa Penjas FKIP yang mengikuti kegiatan KKL telantar di Rest Area Tol Semarang-Batang Km 360. Karena, sopir Bus Kensya Trans Wisata tidak ingin meninggalkan kami,” kata salah satu mahasiswa melalui pesan WhatsApp kepada Inisial.id, Sabtu (20/10/2024) sore.

Dia mengatakan, alasan sopir tidak ingin membawa rombongan mahasiswa Penjas FKIP Unila, karena biro jasa tour and travel belum melunasi pembayaran penyewaan Bus.

“Untuk kegiatan KKL ini, kami bayar Rp4,1 juta. Dan, dananya langsung di transfer ke rekening pribadi LR. Namun, saat berangkat LR tidak ikut,” ujar mahasiswa tersebut.

Dikatakannya, dalam perjalan ada masalah, ternyata LR belum melunasi pembayaran sewa tiga Bus Kensya Trans Wisata Rp30 juta. Dengan rincian, masing-masing Bus Rp10 juta.

“Bahkan di Bali, kami mau ditinggal oleh
sopir. Tapi, pemilik Bus masih baik hati tidak telantarkan kami, sampai menunggu adanya pelunasan dari pihak biro jasa tour and travel,” tukasnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini dirinya bersama mahasiswa lain masih
di Rest Area Tol Semarang-Batang Km 360 Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Provinsi Jateng. (bud/rs)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya
Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip
Ribuan Ton Tapioka Lampung Diekspor ke Tiongkok
Wakajati Lampung Resmi Diemban Teuku Rahmatsyah, Kajari Lamtim Ikut Dilantik
Enam Pejabat Pemprov Dirotasi, Bani Ispriyanto Jadi Kadis Kelautan dan Perikanan
Pekan Depan, Triga Lampung Demo Pinjaman Rp30 Miliar Pemkab Tubaba di Kejati
Sidang Perdana Eks Bupati Lamteng, JPU Ungkap Uang Rp500 Juta
Kejati Tahan Mantan Gubernur Lampung
Berita ini 1,280 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Wakajati Lampung Resmi Diemban Teuku Rahmatsyah, Kajari Lamtim Ikut Dilantik

Senin, 4 Mei 2026 - 17:29 WIB

Enam Pejabat Pemprov Dirotasi, Bani Ispriyanto Jadi Kadis Kelautan dan Perikanan

Rabu, 29 April 2026 - 21:35 WIB

Pekan Depan, Triga Lampung Demo Pinjaman Rp30 Miliar Pemkab Tubaba di Kejati

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung yang ditembak pelaku begal. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan ke Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, Jumat (08/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Timur

Wapres Gibran Kunjungi KNMP di Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sekdaprov  Lampung, Marindo Kurniawan didampingi Kadisdikbud Thomas Amrico, melakukan penandatanganan pakta integritas dan SPMB SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2026/2027. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait saat melihat langsung salah satu rumah warga Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (07/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Selatan

Menteri Maruarar ke Lampung, Pantau Program BSPS

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:33 WIB

error: Content is protected !!