Pekan Depan Demo di Kejati, Aliansi Keramat Desak Usut Kasus Korupsi RSUDAU Lampung Barat

- Reporter

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Aliansi Keramat, Sudirman Dewa. (foto: dok/inisial.id)

Koordinator Aliansi Keramat, Sudirman Dewa. (foto: dok/inisial.id)

INISIALID, BANDARLAMPUNG-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Keramat meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, mengusut dugaan korupsi anggaran tahun 2024-2025, di RSUDAU Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Desak itu, akan disampaikan LSM Aliansi Keramat kepada jajaran korps adhyaksa saat melakukan aksi unjuk rasa atau demo di kantor Kejati Lampung, pekan depan.

Hal itu disampaikan Koordinator LSM Aliansi Keramat Lampung, Sudirman Dewa melalui siaran persnya, Senin (22/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, rencananya pekan depan kami akan melakukan aksi demo di Kejati terkait tatakelola keuangan dan kegiatan yang ada di RSUDAU Lambar,” kata Dewa.

Dewa menjelaskan, berdasarkan hasil pengumpulan data, dan keterangan di lapangan ditemukan sejumlah kejanggalan realisasi anggaran tahun 2024-2025 di RSUDAU yakni, belanja Perjas sebesar Rp366.925.000, belanja jasa tenaga penanganan prasarana dan sarana umum sebesar Rp310.500.000 (sebanyak 13x), belanja jasa pelayanan kesehatan Rp8, 667 miliar, belanja makanan dan minuman sebesar Rp113.545.000, dan belanja ATK Rp26.804.000 (sebanyak 14x) dengan penyedia Rizko Fotocopy.

Kemudian, sewa rumah dokter spesialis Rp36.225.000, belanja bahan bakar-pelumas sebesar Rp167.750.000, dan belanja ATK sebesar Rp138.131.000 dengan penyedia CV Ardisca Jaya Mandiri.

Selanjutnya, belanja pemeliharaan alat angkutan sebesar Rp143.500.000, belanja cold storage Rp161.000.000 dengan penyedia PT Cahaya Mas Cemerlang, belanja BMHP Rp4.781.454.000, belanja obat-obatan Rp1.441.563.000, pekerjaan perencanaan dan pengawasann limbah sementara) harga terkontrak Rp90.107.400 oleh CV Pitu Mokhi, dan rehabilitasi ruang bedah Rp104.458.000 oleh CV Authentic Kontruksi.

Menurut Dewa, berdasarkan hasil temuan di lapangan kegiatan RSUDAU tahun 2024-2025, ada dugaan terjadi pemberian gratifikasi dengan tujuan menguntungkan pihak tertentu. Akibatnya, kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan.

Selain itu, lanjutnya, ada dugaan oknum pejabat RSUDAU Lambar mencairkan anggaran tidak wajar, dan tidak sesuai dengan kebutuhan kegiatan. Diantaranya, pengajuan biaya fiktif Perjas, dan untuk keperluan pribadi. Bahkan, ada dugaan kongkalikong dengan vendor untuk menguntungkan diri sendiri.

“Kami menemukan data, dugaan pembuatan faktur dan nota pembelian bukan dari harga yang sebenarnya, klaim biaya sewa hotel dan uang harian yang lebih tinggi dari kebutuhan sebenarnya,” jelas Dewa.

Menurutnya, dugaan praktek Tipikor tersebut terjadi karena tidak adanya pengawasan yang ketat PPK, maka penyedia terkesan tidak profesional sehingga sejumlah kegiatan di RSUDAU tidak maksimal.

“Kegiatan di RSUDAU, berdasarkan data diduga melanggar Juklak dan Juknis Perpres No: 16/2018, Perpres No: 12/2021 dan Perpres No: 46/2025,” imbuhnya.

Ditambahkan Dewa, berdasarkan data dan temuan tersebut, maka Aliansi Keramat mendesak Kejati Lampung untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran tahun 2024-2025 di RSUDAU Kabupaten Lambar.(rs)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya
Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip
Ribuan Ton Tapioka Lampung Diekspor ke Tiongkok
Wakajati Lampung Resmi Diemban Teuku Rahmatsyah, Kajari Lamtim Ikut Dilantik
Enam Pejabat Pemprov Dirotasi, Bani Ispriyanto Jadi Kadis Kelautan dan Perikanan
Pekan Depan, Triga Lampung Demo Pinjaman Rp30 Miliar Pemkab Tubaba di Kejati
Sidang Perdana Eks Bupati Lamteng, JPU Ungkap Uang Rp500 Juta
Kejati Tahan Mantan Gubernur Lampung
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Wakajati Lampung Resmi Diemban Teuku Rahmatsyah, Kajari Lamtim Ikut Dilantik

Senin, 4 Mei 2026 - 17:29 WIB

Enam Pejabat Pemprov Dirotasi, Bani Ispriyanto Jadi Kadis Kelautan dan Perikanan

Rabu, 29 April 2026 - 21:35 WIB

Pekan Depan, Triga Lampung Demo Pinjaman Rp30 Miliar Pemkab Tubaba di Kejati

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung yang ditembak pelaku begal. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Begal Tembak Anggota Polri di Lampung, Ini Kronologinya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:24 WIB

Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan ke Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, Jumat (08/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Timur

Wapres Gibran Kunjungi KNMP di Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sekdaprov  Lampung, Marindo Kurniawan didampingi Kadisdikbud Thomas Amrico, melakukan penandatanganan pakta integritas dan SPMB SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2026/2027. (foto: istimewa)

Bandarlampung

Tahun Ini, SPMB SMA-SMK Negeri di Lampung Bebas Titip

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait saat melihat langsung salah satu rumah warga Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (07/05/2026). (foto: istimewa)

Lampung Selatan

Menteri Maruarar ke Lampung, Pantau Program BSPS

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:33 WIB

error: Content is protected !!