INISIALID, BANDARLAMPUNG-Ratusan buruh melakukan aksi damai di Tugu Adipura Bandarlampung, dalam rangka peringatan ‘May Day’ atau Hari Buruh Sedunia, Rabu (01/05/2024).
Dalam aksi damai ini, para buruh melakukan orasi dan membawa sejumlah spanduk serta poster yang berisikan tuntutan.
Dalam orasinya, Sekretaris DPD SPSI Lampung, Eko Rahwaman menyampaikan, sejumlah tuntutan para buruh, yakni meminta pemerintah mencabut Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK), hapus outsourcing, dan tolak upah murah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian, lanjutnya, meningkatkan perlindungan K3, tolak PPH 21 yang memberatkan pekerja, memperbaiki dan meningkatkan kinerja Disnaker Lampung.
“Intinya, kami minta pemerintah mencabut UU No: 6/2023, menolak upah murah, dan THR tidak terkena PPH,” kata Eko.
Ditempat terpisah, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Abdul Waras menyatakan, sebanyak 620 personel yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan dalam kegiatan peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia.
Ia mengatakan, ada dua lokasi yang menjadi titik fokus pengamanan, yakni Tugu Adipura, dan Lapangan Korpri Pemprov Lampung.
“Alhamdullilah, aksi damai peringatan May Day tahun ini berjalan aman, kondusif, dan lancar tanpa ada aksi berlebih dari para buruh,” tandasnya. (rs)









