INISIALID, BANDARLAMPUNG-Triga Lampung akan menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, terkait dugaan pinjaman Rp30 miliar oleh Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Aksi demo Triga Lampung yang akan digelar, Kamis (07/05/2026), karena pinjaman Rp30 miliar oleh Pemkab Tubaba disebut-sebut tidak melibatkan DPRD.
Berdasarkan data yang dimiliki Triga Lampung, pencairan dana pinjaman tersebut diduga dilakukan dua tahap yakni, Rp15 miliar pada Februari dan Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun DPP Akar, dana pinjaman tersebut diduga digunakan untuk menutup proyek-proyek tunda bayar tahun 2025.
Namun, penggunaan ini dinilai bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No: 1/2024 tentang pinjaman daerah.
“Jika mengacu aturan, penggunaan pinjaman seperti ini tidak masuk dalam kategori yang diperbolehkan,” kata Ketua Umum Akar, Indra Mustain, Rabu (29/04/2026).
Sementara itu, salah satu perwakilan Triga Lampung menyoroti ketiadaan keterlibatan DPRD Kabupaten Tubaba
dalam dugaan pinjaman uang Rp30 miliar yang dilakukan Pemkab.
“Seharusnya, DPRD dilibatkan sejak awal karena ini menyangkut kebijakan keuangan daerah. Tanpa itu, patut dipertanyakan mekanisme yang ditempuh,” ujar Sudirman Dewa.
Menurutnya, aksi demo yang dilakukan Triga Lampung bukan sekadar simbolik. Namun, akan mengawal kasus ini hingga tuntas, bahkan siap membawa persoalan tersebut ke tingkat nasional jika tidak ada kejelasan di daerah.
“Selain di Kejati Lampung, kami juga akan melakukan aksi demo di Kejagung dan KPK,” pungkasnya. (rs)









